Squid 4 Windows
Berbagi Pakai Internet menggunakan Squid di Windows
Tutorial singkat ini akan membahas tentang alternatif berbagi pakai internet menggunakan software open source Squid. kita akan menggunakan MS Windows XP sebagai contoh, mungkin bisa diterapkan juga di Windows NT atau Windows 2000.
Untuk tutorial ini anda akan memerlukan ( tentunya ) Squid yang bisa di download dari http://www.serassio.it/SquidNT.htm ketika tulisan ini dibuat squid sudah mencapai versi 2.6 Stable 12. Hasil dari download akan berupa file zip, extract file tersebut ke C:\, sehingga di drive C akan muncul direktori baru dengan nama “squid”.
Masuk ke direktori “c:\squid\etc”, kita akan menemukan 3 buah file dengan nama “cachemgr.conf.default”, “mime.conf.default” dan “squid.conf.default”. Salin ketiga file tersebut dan rubah namanya
“cachemgr.conf.default” menjadi ”cachemgr.conf”
“mime.conf.default” menjadi “mime.conf”, dan
“squid.conf.default” menjadi “squid.conf”
Setelah ketiga file diatas dirubah namanya, kita hanya akan edit satu file saja yaitu file “squid.conf”, buka file “squid.conf” menggunakan notepad atau text editor kesukaan anda. Disitu sudah ada konfigurasi default untuk squid, kita tidak akan merubah banyak konfigurasi tersebut, cukup rubah seperlunya saja, dalam file konfigurasi ini yang diawali dengan tanda “#” adalah comment atau keterangan saja dan diabaikan oleh squid.
* Cari konfigurasi untuk “http_port”, pastikan nilainya 3128. bisa juga dirubah ke nilai lain tapi untuk sekarang biarkan saja 3128. pastikan barisnya sama dengan “http_port 3128”
# Squid normally listens to port 3128
http_port 3128
* Cari tag “visible_hostname”, kurang lebih isinya sebagai berikut
# TAG: visible_hostname
# If you want to present a special hostname in error messages, etc,
# define this. Otherwise, the return value of gethostname()
# will be used. If you have multiple caches in a cluster and
# get errors about IP-forwarding you must set them to have individual
# names with this setting.
#
#Default:
# none
tambahkan baris “visible_hostname localhost” dibawah “#none”, sehingga menjadi
# TAG: visible_hostname
# If you want to present a special hostname in error messages, etc,
# define this. Otherwise, the return value of gethostname()
# will be used. If you have multiple caches in a cluster and
# get errors about IP-forwarding you must set them to have individual
# names with this setting.
#
#Default:
# none
visible_hostname localhost
* Cari kata “our_networks”
#acl our_networks src 192.168.1.0/24 192.168.2.0/24
#http_access allow our_networks
di edit, dan hilangkan tand “#” dan sesuaikan dengan alamat jaringan anda ditambah dengan localhost, sehingga menjadi
acl our_networks src 192.168.1.0/24
http_access allow localhost
http_access allow our_networks
* Cari section “dns_nameservers”
# TAG: dns_nameservers
# Use this if you want to specify a list of DNS name servers
# (IP addresses) to use instead of those given in your
# /etc/resolv.conf file.
# On Windows platforms, if no value is specified here or in
# the /etc/resolv.conf file, the list of DNS name servers are
# taken from the Windows registry, both static and dynamic DHCP
# configurations are supported.
#
# Example: dns_nameservers 10.0.0.1 192.172.0.4
#
#Default:
# none
Isikan baris dibawahnya dengan nama DNS ISP anda, untuk pelanggan dial-up, cara mengetahui alamat DNS ISP anda adalah, dengan mengetikkan “ipconfig /all” pada command prompt, setelah konek ke internet, dan cari entry DNS , biasanya ada dua alamat. Misalnya DNS ISP anda 10.10.10.1 dan 10.10.10.2, maka isikan baris sebagai berikut
# TAG: dns_nameservers
# Use this if you want to specify a list of DNS name servers
# (IP addresses) to use instead of those given in your
# /etc/resolv.conf file.
# On Windows platforms, if no value is specified here or in
# the /etc/resolv.conf file, the list of DNS name servers are
# taken from the Windows registry, both static and dynamic DHCP
# configurations are supported.
#
# Example: dns_nameservers 10.0.0.1 192.172.0.4
#
#Default:
# none
dns_nameservers 10.10.10.1 10.10.10.2
Simpan file squid.conf, buka command prompt. Untuk yang punya keyboard dengan logo windows, tekan logo windows sambil menekan huruf “R”, dan ketikkan “cmd”. Maka akan muncul command prompt, masuk ke direktori “C:\squid\sbin”, didalamnya ada file squid.exe, untuk pertama kali jalankan squid dengan option -z
\>squid -z
Output:
2007/04/23 18:31:13| Creating Swap Directories
Command diatas berfungsi untuk inisialisasi cache squid, setelah itu ketikkan
\>squid -d 1 -D
option “-d 1” digunakan untuk masuk ke debug level ( untuk diagnosa saja) dan option “-D” digunakan untuk membypass pengecekan DNS, berguna jika anda belum terkoneksi ke internet. kalau sukses outputnya kurang lebih seperti ini :
2007/04/23 18:31:31| Starting Squid Cache version 2.6.STABLE12 for i686-pc-winnt
…
2007/04/23 18:31:31| Running on Windows XP
2007/04/23 18:31:31| Process ID 3616
2007/04/23 18:31:31| With 2048 file descriptors available
2007/04/23 18:31:31| With 512 CRT stdio descriptors available
2007/04/23 18:31:31| Windows sockets initialized
2007/04/23 18:31:31| Using select for the IO loop
2007/04/23 18:31:31| DNS Socket created at 0.0.0.0, port 1054, FD 4
2007/04/23 18:31:31| Adding nameserver 202.134.1.10 from squid.conf
2007/04/23 18:31:31| Adding nameserver 202.134.0.155 from squid.conf
2007/04/23 18:31:31| User-Agent logging is disabled.
2007/04/23 18:31:31| Referer logging is disabled.
2007/04/23 18:31:31| Unlinkd pipe opened on FD 7
2007/04/23 18:31:31| Swap maxSize 102400 KB, estimated 7876 objects
2007/04/23 18:31:31| Target number of buckets: 393
2007/04/23 18:31:31| Using 8192 Store buckets
2007/04/23 18:31:31| Max Mem size: 8192 KB
2007/04/23 18:31:31| Max Swap size: 102400 KB
2007/04/23 18:31:31| Local cache digest enabled; rebuild/rewrite every 3600/3600 sec
2007/04/23 18:31:31| Rebuilding storage in c:/squid/var/cache (DIRTY)
2007/04/23 18:31:31| Using Least Load store dir selection
2007/04/23 18:31:31| Set Current Directory to c:/squid/var/cache
2007/04/23 18:31:31| Loaded Icons.
2007/04/23 18:31:31| Accepting proxy HTTP connections at 0.0.0.0, port 3128, FD 12.
2007/04/23 18:31:31| Accepting ICP messages at 0.0.0.0, port 3130, FD 13.
2007/04/23 18:31:31| Accepting HTCP messages on port 4827, FD 14.
2007/04/23 18:31:31| Accepting SNMP messages on port 3401, FD 15.
2007/04/23 18:31:31| Ready to serve requests.
2007/04/23 18:31:31| Done scanning c:/squid/var/cache (0 entries)
2007/04/23 18:31:31| Finished rebuilding storage from disk.
2007/04/23 18:31:31| 0 Entries scanned
2007/04/23 18:31:31| 0 Invalid entries.
2007/04/23 18:31:31| 0 With invalid flags.
2007/04/23 18:31:31| 0 Objects loaded.
2007/04/23 18:31:31| 0 Objects expired.
2007/04/23 18:31:31| 0 Objects cancelled.
2007/04/23 18:31:31| 0 Duplicate URLs purged.
2007/04/23 18:31:31| 0 Swapfile clashes avoided.
2007/04/23 18:31:31| Took 0.6 seconds ( 0.0 objects/sec).
2007/04/23 18:31:31| Beginning Validation Procedure
2007/04/23 18:31:31| Completed Validation Procedure
2007/04/23 18:31:31| Validated 0 Entries
2007/04/23 18:31:31| store_swap_size = 0k
2007/04/23 18:31:32| storeLateRelease: released 0 objects
setelah yakin squid jalan, kita tinggal masukkan squid ke service windows dengan cara
\>squid -i
Output :
Registry stored HKLM\SOFTWARE\GNU\Squid\2.6\Squid\ConfigFile value c:/squid/etc/ squid.conf
Squid Cache version 2.6.STABLE12 for i686-pc-winnt
installed successfully as Squid Windows System Service.
To run, start it from the Services Applet of Control Panel.
Don’t forget to edit squid.conf before starting it.
Dan Lanjutkan dengan mengetikkan
\>squid -O -D
Output :
Registry stored HKLM\SOFTWARE\GNU\Squid\2.6\Squid\CommandLine value -D
command diatas untuk memasukkan parameter -D ketika service dijalankan
Start service pertama kali, masuk ke control panel >> administrative tools >> services, cari service dengan nama “squid”, klik kanan trus start.
Konfigurasi di client tinggal masukkan saja alamat proxy ( alamat dimana squid diinstall) dan portnya 3128.
untuk informasi lebih lanjut atau konfigurasi yang lebih lengkap silahkan buka alamat proxy squid di http://www.squid-cache.org
Selamat mencoba.



apaan nih om. fungsinya buat apa jelasin yg detail dunkk msh newbie nehh
eek
Oktober 22, 2007
kalau mau membatasi pemakaian per komputer bagaimana caranya…?
kantor aku pake internet speedy. jaringan yg dipakai p2p (peer to peer). aku males mo install windows2000/2003 server. ribet urusannya/konfigurasinya.
kalau punya tutorialnya/listing squid.conf utk pembatasan penggunaaan internet berdasarkan jam (maksudnya kompie a baru bisa konect internet ntar jam 12.00 siang, itu misalnya) mohon di email ke sammy280571@yahoo.com.
thanks banget
sammy
sammy
November 12, 2007
keren bang..
hehehe..
ngmg2 artikelnya bole aye ambil khn??
..
mayan memperluas iptek
yawda.. semoga sukses trs bang
..
zabo
November 27, 2007
mas… udh aku tes… yg pas acl our_networks src tu yg diisi tu alamat jaringan kita khn? aku ada di lab skrg.. jaringannya tu 10.126.13.0/24.. itu yg aku masukin ta?
mksdnya aku tulis : acl our_networks src 10.126.13.0/24
trs untuk DNS servernya.. pas aku ipconfig /all ada 2 DNS server.. di artikelnya mas, ditulis2 2 2 nya khn?? cth : DNS server 10.126.13.2 dan 10.126.13.3..
apa bener klo aku nulisnya “dns_nameservers 10.126.13.2 10.126.13.3″??
trs pas tak jalanin kok ndak bisa??
…
pas aku ketik squid -d 1 -D berhenti..
ndak kluar command selanjutnya
ndak bisa lanjut ke proses slanjutnya yg \>squid -i
gmn mas?? bantuin dunk
..
klo bisa kirim ke email_zabo@cs.its.ac.id yah…
tq2..
NB:untuk yg ini.. ndak diapprove ndak papa kok
..
zabo
November 27, 2007
@eek
setau ak seh tuh fungsinya buat nyimpen cache jd klo kita buka sebuah site maka akan kerasa lebih cepet coz cache nya udah kesimpen jd ga usah load lagi……
@sammy
lom sempet cari lagi bro coz baru aja liat blog lagi
@zabo
sama2 kang sukses IT indonesia
by03
April 15, 2008